Why Choose Hua-Ind? Not else ... ???
Posted by: Webmaster, 14 March 2008
Kata beberapa orang ,"siswa Hua-Ind kutu buku, kuper, tidak modis, tidak gaul, cepat tua, bla bla bla "
Kata beberapa orang lagi ,"sekolah di Hua-Ind = ulangan terus, guru galak apalagi Kepala Sekolahnya, pergi pagi pulang malam, ga ada enjoy-nya .... dll sebagainya ".
So, why do you still have to study at Hua-Ind?
Roller coaster : fun & thrilling
Komentar-komentar di atas sama seperti ketika kita jalan-jalan ke Dufan sambil menatap roller coaster yang super besar ukurannya. Sebelum kita naik, pasti kelihatan sangat mengerikan & mustahil untuk dilakukan, bukan? Begitu hati mantap, kita naik & ternyata memang bisa membuat jantung berdebar-debar tiada hentinya. Mau lompat tidak mungkin, mengucapkan jampi-jampi juga tidak banyak membantu. Tinggal 4 hal yang bisa kita lakukan yaitu membuka mata lebar-lebar, berpegangan yang erat, berteriak sekeras-kerasnya dan nikmati perjalanan tersebut. Setelah perjalanan berakhir, akhirnya kita bisa turun dengan kaki yang sedikit bergetar. Tapi kepuasan, kebanggaan bercampur aduk jadi satu. Puas karena kita menikmati pengalaman baru yang luar biasa, sekaligus bangga karena merupakan prestasi tersendiri. Bayangkan berapa banyak orang yang terlalu cemas sehingga tidak berani menginjakkan kakinya untuk menaiki roller coaster, sehingga tidak bisa menikmati pengalaman yang mendebarkan itu.
Itulah Hua - Ind. Dilihat dari luar kelihatan besar, menakutkan, & seolah-olah tiada berakhir. Tapi setelah Anda masuk, bergabung & menjalaninya, ternyata Hua-Ind tidaklah se-menakutkan seperti yang diceritakan & yang pasti, pengalaman-pengalaman luar biasa sudah menanti di depan untuk mengasah Anda menjadi pribadi yang luar biasa.
_ _ _ _ _
Sekali lagi, pendapat-pendapat yang selama ini ada tentang Hua-Ind memang tidak sepenuhnya salah. Tapi yang membuat pernyataan-pernyataan tersebut menjadi salah adalah apabila mereka yang berkomentar itu tidak melihat, merasakan, apalagi mengalami langsung pengalaman belajar di Hua-Ind. Sama seperti suporter sepakbola; yang tidak bisa banyak membantu tim kesayangan mereka, kecuali dengan berkomentar saja. Tapi tentu saja tanpa adanya suporter, suatu pertandingan sepakbola tidak akan menjadi ramai & para pemain tidak akan bersemangat! Tanpa komentar-komentar di atas, Hua-Ind tentu saja tidak akan bisa belajar & tumbuh berkembang hingga ke saat ini.
Masa muda adalah masa yang penuh dengan energi. Dan energi tersebut tidaklah harus selalu dihabiskan dengan kongkouw2, hang-out di mall, party, ngeceng di bengkel sambil modif 'moge', apalagi nge-gossip.
Masa muda juga bukan berarti menghabiskan waktu dengan menghabiskan dana dari orangtua. Masa muda pastinya juga bukan berarti duduk diam, melamun, dan tidak tahu harus melakukan apa untuk masa depanmu. Masa muda berarti menggunakan energi yang ada untuk memikirkan & menghasilkan hal-hal yang positif serta berguna untuk sekarang dan masa depan.
Siswa sedang Rafting dengan didampingi para pembina
Di Hua-Ind, siswa dibimbing untuk menghasilkan & menghabiskan energi dengan cara yang positif. Energi yang ada disalurkan lewat acara & kegiatan yang bisa membangun pribadi dengan perlahan namun pasti. Siswa diajarkan untuk berinteraksi dengan sesama lewat pengalaman berorganisasi sehingga bisa belajar menjadi pemimpin masa depan.
Pramuka : sahabat alam dan manusia
Siswa juga diarahkan untuk bersahabat dengan alam lewat pramuka, sehingga bisa lebih menghargai alam beserta isinya. Siswa juga diingatkan untuk selalu menghargai orangtua & seluruh jerih payah mereka, sehingga siswa bisa belajar untuk lebih rendah hati, tidak boros, & tidak sombong.
Siswa yang sedang mengerjakan tes di GSG
Ulangan-ulangan yang sering diberikan bertujuan untuk mengajarkan siswa supaya tidak terlalu berat dalam menerima seluruh materi pelajaran secara mendadak. Siswa diharapkan bisa perlahan-lahan meresapi setiap pelajaran yang diberikan dengan cara mencicil dari awal.
" Ilmu adalah sesuatu yang harus diBIASAkan bukan diPAKSAkan! "
Juga bukankah kata orang, 'Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit!? '
Sedangkan komentar mengenai kuper, tidak modis, kutu buku, dll .. Itu adalah semata-mata karena di Hua-Ind selalu ditanamkan nilai-nilai kesederhanaan. Sehingga siswa senantiasa diingatkan untuk tidak membawa barang-barang berharga (handphone, perhiasan, mobil, dll) yang sekiranya akan menimbulkan kesenjangan sosial sesama siswa. Selain itu, siswa diharapkan untuk selalu ingat akan jerih payah orangtua sehingga bisa menanamkan rasa tenggang rasa, rendah hati & suka menolong.
Bagaimana dengan kebiasaan membaca buku?? Kebiasaan membaca memang selalu ditanamkan karena buku adalah jendela dunia. Jadi untuk apa malu kalau dikatakan kutu buku? Bukankah dunia sudah di tangan Anda?
Ada sebagian orang yang memang beruntung. Karena walaupun tanpa dasar pendidikan yang bagus / tinggi, tetap bisa meraih kesuksesan. Tapi ingat, tentu saja harus diimbangi dengan kerja keras dan keuletan. Sekarang bayangkan sejenak : Anda dengan dasar pendidikan yang bagus + kerja keras + ulet !! Bagaimana??
Tentu saja KESUKSESAN sudah di depan mata.
Jadi itulah sekilas alasan-alasan kenapa Anda harus memilih Hua-Ind untuk sekolah lanjutan Anda.
Tentu saja alasan-alasan diatas ditunjang dengan fasilitas belajar mengajar yang lengkap, guru-guru berpengalaman, status Terakreditasi 'A', serta lingkungan belajar yang sangat hijau, kondusif & aman di kota Malang!
Akhir kata, selamat datang di kota Malang " Kota Pelajar" dan selamat bergabung dengan SMAK Kolese Santo Yusup Malang.
" Intellectual & Character. That's the true value of Education! "


